Breaking News

Monitoring Mawar Emas – TPKAD Provinsi NTB

Pada Kamis, 7 Maret 2024, Tim Biro Perekonomian yang dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Madya, Nana Oktutiana, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap program TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) di Provinsi NTB, yang dikenal dengan nama MAWAR EMAS (Melawan Rentenir Berbasis Masjid), di Desa Tirtonadi, Kecamatan Mamben, Kabupaten Lombok Timur. Tim tersebut bekerja sama dengan Tim dari Otoritas Jasa Keuangan NTB.

Program MAWAR EMAS di Desa Tirtonadi telah berjalan selama 2 tahun dan berjalan lancar dengan tingkat rasio NPL (Non-Performing Loan) 0%, yang berarti tidak ada nasabah yang menunggak angsuran kredit. Program ini dibiayai oleh Bank Syariah Indonesia dengan jumlah nasabah sebanyak 84 orang yang terbagi dalam 2 kelompok ibu-ibu di 2 Masjid, dan didampingi oleh satu orang Takmir Masjid bernama Mashun. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan karena akan memasuki tahun ketiga, mereka berharap agar kredit ini dapat diberikan lagi pada tahun ini, mengingat marginnya 0% dan plafon kreditnya dinaikkan menjadi Rp 3-5 juta.

OJK berjanji akan mengkoordinasikan hal ini dengan BSI, mengingat program MAWAR EMAS ini dirancang untuk berlangsung selama 2 tahun per desa yang masyarakatnya jauh dari akses keuangan dan perbankan. Harapannya adalah agar setelah 2 tahun, masyarakat sudah paham mengenai akses perbankan dan terhindar dari jeratan rentenir. Setelah dilakukan evaluasi, OJK memberikan literasi keuangan kepada ibu-ibu yang menghadiri kegiatan hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *